Cyber Sabili-Ramallah. Facebook menutup sebuah halaman bernama,"Third Intifada," pada hari Selasa(3/5), yang sudah mempunyai banyak anggota dan penggemar dari warga Palestina.
"Third Intifada" adalah halaman yang telah memperoleh hampir setengah juta penggemar. Halaman ini ditutup pada hari Selasa hanya beberapa hari setelah Israel menghubungi Facebook untuk memprotes atas komentar dihalaman itu, yang disebut sebagai "pembunuhan Israel dan Yahudi."










