Istri dan Anakku. Subhanallah...

Dunia itu perhiasan. Dan, perhiasan yang paling indah adalah istri yang salehah. Menikahlah, jika Anda menghendaki surga dunia.

Training Jurnalistik

Menyampaikan pelatihan menulis bertajuk "Seni Menulis Artikel" di hadapan santriwati PPI 67 Benda Tasikmalaya.

Berseminar

Sedekah itu Luas. Jika Anda punya ilmu, sedekahkan ilmu Anda, niscaya bertambah berkah.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 24 Februari 2012

Jangan Khawatir dengan Label Negatif terhadap Anak


Kadang, label diberikan bukan oleh orang tua, melainkan lingkungan. Sepulang bermain, si kecil lantas "mengadu", "Ayah, tadi aku dikatain anak nakal sama ibunya Doni." Nah, bagaimana reaksi Anda? "Sebaiknya orang tua segera menganulirnya, Tidak, Nak, kamu tidak nakal, hanya terlalu aktif.," saran Enny Hanum. Dengan demikian, anak akan berpikir, "Oh, aku enggak nakal, kok."

Tapi sebelumnya orang tua harus tanya dulu, "Mengapa kamu dibilang nakal?" Misalnya, karena ia berlari-larian di rumah sang teman. Nah, jelaskan padanya, "Buat keluarga Doni, lari-larian di dalam rumah itu enggak boleh tapi kalau di rumah ini boleh. Kenapa begitu? Ya, karena begitu peraturannya. Di sana rumah Doni, punya aturan yang berbeda."

Senin, 20 Februari 2012

Tiga Ciri Ahli Neraka


Prolog
Manusia terlahir ke dunia dalam keadaan tidak berpengetahuan sedikitpun. Lalu, Allah memberikan tiga modal hidup, yaitu as-sam’a (pendengaran), al-abshar (penglihatan), al-af`idah (hati). Apa maksud Allah membakali manusia dengan tiga hal ini? Ternyata Allah menginginkan agar mausia yang lahir bisa mengoptimalkan (baca: syukur) ketiganya untuk merubah keadaan tidak berpengetahuan menjadi berpengetahuan.

Hal ini bisa kita pelajari dari ayat berikut:
وَاللهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُوْنِ أُمَّهَاتِكُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأَبْصَارَ وَالأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun. Dia (Allah) memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.”. (Q.S. an-Nahl [16]: 78).

Sabtu, 18 Februari 2012

Hati-Hati dengan Missed Communication


Salah satu penyebab pertengkaran bahkan keretakan rumah tangga adalah adanya missed communication (MC) alias salah paham. Ketidakmampuan memahami kondisi, sikap atau perkataan bisa saja berujung pada pertengkaran kecil. Jika hal ini terjadi dan salah paham pun terus ada, bisa saja pertengkaran kecil ini akan membesar. Pada akhirnya tak jarang perceraian datang karena hal ini. Salah paham.

Lalu, ketika dalam rumah tangga itu terlanjur salah memahami kondisi, sikap atau perkataan, apa yang harus dilakukan?

Jumat, 17 Februari 2012

Membaca, Mempelajari dan Memperbaiki Kesalahan

Manusia itu Tong Salah dan Lupa
No body’s perfect. Euweuh jalma nu masagi. Tidak ada orang yang sempurna. Jargon ini saya kira disepakati oleh semua. Bahkan jauh-jauh hari, Rasulullah sudah meyebutkan realitas ini.
إِنَّ اللهَ تَجَاوَزَ عَنْ أُمَّتِيْ الْخَطَأَ وَالنِّسْيَانَ وَمَا اسْتَكْرَهُوْا عَلَيْهِ
“Sesungguhnya Allah telah menyandingkan salah dan lupa kepada umatku dan segalahal yang ia benci.” (H.R. Ibnu ‘Adiy, Ibnu Majah, Thabraniy).

Rabu, 15 Februari 2012

Satu per Satu Impian pun Terwujud (Refleksi Syukur atas Kehadiran Sang Generasi)

Allah swt. memiliki sejuta bahasa untuk meningkatkan kualitas diri seseorang. Salah satunya, Allah memberikan apa yang ia diinginkan. Semua rencana yang telah dibuat, terwujud sempurna. Ini bukan semata karunia Allah, melainkan sebagai cara Allah agar hamba tersebut meningkatkan kualitas dirinya terutama kualitas pengabdian (baca: syukur). Semakin banyak nikmat yang didapat, sejatinya seseorang harus semakin syukur kepada Allah dengan segala manifestasinya.

Demikianlah yang terjadi pada kami, Yusuf Awaludin dan Rahmi Fauzi Rahim. Ada beberapa impian yang Allah wujudkan untuk kami. Dulu, setelah target deadline nikah kami terwujud dengan lancar, khidmat dan full barakah; kini Allah mewujudkan kembali rencana kami tepat sasaran.